Senin, 13 April 2015

IBU....
adalah wanita yang telah melahirkan aku, merawat ku, membesarkan ku, mendidik ku, hingga diri ku telah dewasa.
IBU...
adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian, tatkala kaki-kaki ku terasa belum kuat untuk berdiri, tatkala perut ku terasa lapar, dan tatkala ku terbangun di waktu pagi, siang, dan malam.
IBU...
adalah wanita yang penuh perhatian bila aku sakit, bila aku terjatuh, bila aku menanggis, dan bila aku kesepian.
IBU...
telah kupandang wajah mu diwaktu tidur, terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan, terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran, terdapat sinar yang penuh kasih dan sayang, serta terdapat sinar kelelahan karena aku. Aku yang selalu merepotkan mu, aku yang selalu menyita perhatian mu, aku yang telah menghabiskan air susu mu,aku yang selalu menyusahkan mu, hingga muncul tangisa mu.
IBU...
engkau menangis karena aku, engkau sedih karena ulah ku, engkau menderita karena aku, engkau kurus karena aku, dan engkau korbankan segalanya demi aku.
IBU...
jasamu tiada terbalas, jasa mu tiada terbeli, jasa mu tiada akhir, jasa mu tiada tara, dan jasamu terlukisa indah dalam surga.
IBU...
hanya do'a yang bisa aku persembahkan untuk mu, karena jasa mu tiada terbalas. Hanya tangis ini yang menjadi saksi atas rasa cinta ku kepada engkau.

0 komentar:

Posting Komentar