Senin, 13 April 2015

SAHABAT...
Perjalanan mu begitu jauh, hampir setiap benua kau pijakkan kaki, dan beribu pulau kau lalui. Namun, dermaga hanya persinggahan untuk melepas lelah, walau hasrat terkadang dalam onak-onak kesunyianmu.
SAHABAT...
Kesendirian mu teramat lama, sehingga kau lupa dengan mentari yang semakin senja selaras dengan usia, yang memutihkan rambut mu.
SAHABAT...
Engkau hanyut di alunan pecahan ombak yang menghantam lambung kapal. Menjadi irama musik laut, seakan iramanya membuat mu terbuai.,
SAHABAT...
mungkin engkau lupa dengan sawah kecil dengan sedikit air yang pernah aku rasakan, ditumbuhi rumput hijau lebat. Luoahkah engkau dengan surga dunia itu?
Dimana tubuhmu menerawang seakan tak lagi bisa dipijak nafas mu mendengus ketika rasa itu datamg...

0 komentar:

Posting Komentar